Jumat, 28 Desember 2012



Pada November 2012 buku ini terbit. Ini adalah buku kedua saya yang terbit dalam bahasa Indonesia dan ini adalah buku pertama saya yang bergenre pendidikan.

Buku ini sangat sederhana. Isi, bahasa, dan tampilannyapun sangat sederhana, karena memang tidak dimaksudkan untuk membuat ruwet atau malah memperkeruh.

Bagi Anda yang berminat, silakan tambahkan koleksi bacaan Anda dengan buku ini.
Kritik dan saran senantiasa saya tunggu dengan tangan terbuka.

Nuwun.





Rabu, 05 September 2012


Buku Coucou yang bersampul kuning bolak-balik dan diterbitkan oleh Smart Publisher ini adalah salah satu buku yang membuat saya sangat kelelahan dikarenakan dead-line yang begitu ketat pada saat menjelang penerbitannya. Walau demikian, saya sangat bersyukur, bahwa buku ini dapat terbit sesuai dengan jadwal.




Jumat, 17 Agustus 2012

Bagi seseorang yang sering bergelut dengan dunia kebahasaan seperti saya, sungguh amat tidak mudah untuk membuat buku dengan genre sains dan teknologi. Meskipun demikian, saya tak berkecil hati untuk mencoba membuatnya. Saya anggap hal ini sebagai tantangan. 

Alhamdulillah, pada Juli 2012 telah terbit buku saya dengan judul BAHKAN EINSTEIN PUN BERDUKA. Buku pertama saya yang bergenre sains dan teknologi ini diterbitkan oleh Era Adicitra Intermedia, Surakarta. Sebagian eksperimen yang saya tuang di buku ini benar-benar telah saya coba lakukan, jadi dapat dikatakan, bahwa buku ini sebagiannya adalah based on true story.
Nah, karena saya orang bahasa, maka saya memakai format cerpen untuk menjabarkan keseluruhan eksperimen ilmiah tadi.

Bagi Anda yang penasaran dan ingin mengetahui bagaimana sebuah buku sains dan teknologi dibuat oleh orang bahasa, silakan mencarinya di toko-toko buku terdekat di kota Anda.

Selamat menikmati....  :)


Rabu, 08 Agustus 2012

Sumber: www.suaramerdeka.com 

Psikolog dapat mengetahui sisi psikologis kliennya, salah satunya, melalui tindak tutur dan sikap yang mereka perlihatkan secara eksplisit maupun implisit.
Namun, apakah kita dapat mengetahui atau menggolongkan kondisi kejiwaan seseorang melalui status atau komentar yang mereka lontarkan pada situs jejaring sosial facebook? Jawabannya bisa. Jawaban ini didasarkan pada penelitian yang telah dilakukan oleh tim peneliti ilmiah SMA Negeri 2 Pati yang dilakukan pada bulan Juli lalu.

Rabu, 11 Juli 2012


Benar-benar sebuah pengalaman tersendiri ketika saya -mau tidak mau- harus membuat buku pelajaran seorang diri. Hasil kerja yang merupakan gabungan antara tuntutan, mepetnya waktu, dan gesekan di sana-sini akhirnya -Alhamdulillah- terwujud. Buku Coucou 2 dengan sampul orange ini diterbitkan oleh Smart Publisher.



Selasa, 03 Juli 2012

Sumber: www.suaramerdeka.com

Guru, dalam dunia pendidikan, memegang peranan sentral. Ia menjadi ujung tombak pendidikan. Peranannya tidak hanya sebatas sebagai pengajar yang membagikan ilmu pengetahuan, melainkan juga sebagai pendidik yang turut serta dalam memuliakan hati dan sifat anak didiknya.
Di samping itu, guru juga harus dapat memotivasi, memberikan contoh atau tauladan, baik dalam ekosistim sekolah maupun di masyarakat. Melihat tanggungjawab yang sedemikian besarnya dibebankan kepada guru, maka tak ayal seringkali mereka tak punya waktu lagi untuk mengurusi diri sendiri.
Efeknya, pemandulan dan pemasturbasian ilmu acap kali terjadi. Seringkali pemenuhan kebutuhan ilmu mereka terbentengi dan terbelenggu oleh beban mengajar atau mendidik.

Sabtu, 30 Juni 2012


Kini hadir buku pelajaran bahasa Prancis untuk kelas awal. Buku ini sangat sederhana. Balutan warna-warni serta ilustrasi yang menarik di tiap halamannya membuat buku pelajaran ini sangat eye catching dan enak untuk dipakai belajar.

Selamat menikmati Curieux 1 yang diterbitkan oleh Smart Publisher ini ....  :)



Senin, 25 Juni 2012

sumber: www.suaramerdeka.com

Kita sudah mahfum, saat ini facebook masih dianggap sebagai juaranya situs jejaring sosial. Keberadaannya menggeser pola komunikasi konvensional dan kemunculannya menimbulkan banyak kontroversi.
Mulai dari status halal haram, penculikan, arena perselingkuhan, tempat transaksi organ tubuh, pornografi, penyebab kemalasan, kecanduan status, dan lain sebagainya. Tak pelak, blow up media terhadap sisi negatif facebook membuat situs ini menjadi salah satu situs yang mendapat lampu kuning, bahkan merah, dari para orang tua.

Kita semua paham, bahwa segala hal di dunia ini memiliki dua sisi, begitupun facebook, ada sisi baik dan ada juga yang kurang baik. Sebagai pendidik, maka sudah sewajibnya jika kita mencoba untuk secara imbang menyampaikan hal ini.
Senyatanya, banyak sisi positif yang dapat kita gali dari facebook. Di antaranya, sebagai hiburan, media menemukan teman lama, media berbagi cerita, media menyalurkan aspirasi, sarana dakwah, dan dapat juga sebagai media belajar.

Media PembelajaranUntuk membuat facebook menjadi sebuah media pembelajaran, kita dapat memanfaatkan menu group yang sudah ada secara default pada laman facebook kita. Beberapa contoh group yang keberadaannya dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran adalah grup bahasa Perancis yang jumlah anggotanya sudah mencapai angka tujuh ratusan.
Selain itu ada juga grup English speaking community yang dari namanya saja sudah dapat diketahui, bahwa grup ini diperuntukkan bagi orang yang ingin mahir berbicara memakai bahasa Inggris. Ada juga grup basa Jawa, yang mencoba nguri-uri budaya Jawa melalui bahasa. Grup sosiologi, grup bahasa Arab, grup matematika, dan berbagai grup sejenis dapat juga diketemukan pada facebook.
Pada grup-grup ini biasanya kita dapat menemukan adanya materi, interaksi langsung antar anggota, pertanyaan, usulan, kesulitan yang dihadapi dalam pembelajaran, dan lain sebagainya. Dari sini dapat diketahui, bahwa facebook dapat dijadikan alternatif bagi pembelajaran di era yang serba digital ini.
Hal ini selaras dengan hasil penelitian tim peneliti ilmiah SMA Negeri 2 Pati yang dilakukan pada medio Juli lalu, yang menunjukkan, bahwa facebook efektif untuk dijadikan sebagai media pembelajaran dikarenakan sifatnya yang menyenangkan, menarik, melatih bertanggung jawab, dan selalu up to date dan terupgrade secara cepat.
Jadi, ayo gunakan facebook secara positif dengan memanfaatkan peranannya sebagai media pembelajaran!

- Yoyok Dwi Prastyo, pendidik di SMA Negeri 2 Pati.

Rabu, 20 Juni 2012

sumber: panjebarsemangat.co.id




Artikel aiti kang kaanggit dening Yoyok Dwi Prastyo iki kapacak ana ing majalah Panjebar Semangat no. 19 tanggal 12 Mei 2012. Kapacaking artikel aiti ana ing blog iki minangka tanggel jawab tumpraping bapa biyung saha para dwija ingkang sampun paring pitedhah. Mugi andadosaken kasaenan.


NGILANGAKE TOMBOL TURN OFF/SHUT DOWN
Tumpraping wong jail, apa bae bisa dadi gawe, tuladhane komputer. Ana sawijining program ing komputer kang bisa diupakara supaya ngasilake sawijining kondisi kang nyalawadi. Program iku arane registry. Registry ing donyaning perkomputeran bisa dianggep kadya jantung utawa ati. Dadi, yen ta nganti registry ing komputer iku ora beres, sakabehing system ing komputer uga melu ora beres. Mula, tumpraping user utawa wong kang migunakake komputer, bab iki kudu luwih digatekake. Nah, ana ing kene bakal dak aturake salah sawijining cara ngupakara utawa gawe jail ing komputer. Kang bakal dak aturake ing kene yaiku gawe ilang menu shut down/turn off ing komputer. Ora kok ana niat ala ing ati nalika ngaturake bab iki, mung niate ati supaya kabeh sutresna PS mangerteni yen ta registry iku pancen program kang banget wigatine. Dadi ya kudu banget ngati-atine.  

Anda Pengunjung Ke:

Komentar Anda

Pengikut

Popular Posts

Chatting, Yuks!!!