Bagi pembelajaran bahasa seperti saya, sains tentu saja adalah hal yang teramat susah. Alih-alih mengajari orang lain, untuk belajar sendiri saja susah. Malangnya, anak lelaki saya sangat senang terhadap sains dan matematika. Jadinya serba salah. Saya yang bodoh di bidang sains serta matematika harus mau tidak mau berlagak bisa atau belajar bisa agar dapat membersamai anak saya belajar.
Kamis, 19 April 2018
20.49
Astvat-ereta
No comments
Bagi pembelajaran bahasa seperti saya, sains tentu saja adalah hal yang teramat susah. Alih-alih mengajari orang lain, untuk belajar sendiri saja susah. Malangnya, anak lelaki saya sangat senang terhadap sains dan matematika. Jadinya serba salah. Saya yang bodoh di bidang sains serta matematika harus mau tidak mau berlagak bisa atau belajar bisa agar dapat membersamai anak saya belajar.
Minggu, 02 November 2014
18.17
Astvat-ereta
No comments
Pada mulanya, ketika masih berwujud naskah, buku yang covernya bisa Anda lihat di bawah ini saya beri judul Kecerdasan Sang Idiot, namun tatkala terbit, buku tersebut malah kemudian berganti judul menjadi Beruntungnya Si Bahlul. Buku itu diterbitkan oleh Narasi -Yogyakarta- pada Oktober 2014 ini. Sebagian isinya adalah pengalaman ketika saya berada di negeri Eiffel, Prancis, sedang bagian yang lain adalah pulungan dari berbagai macam pengetahuan yang terserak.
Beruntungnya Si Bahlul adalah kisah lanjutan dari tetirah sufistik yang dilakukan oleh Kyai Sandal Jepit, sang mentor spiritual imajiner. Buku tersebut sudah dapat diperoleh di Gramedia, toko-toko buku konvensional maupun online. Jika tak salah, harga buku tersebut berada di kisaran Rp 25.000.
Selamat menjelajah petala demi petala sufistik bersama mentor spiritual saya, Kyai Sandal Jepit.
Sabtu, 21 Juni 2014
04.51
Astvat-ereta
No comments
Buku GURU MONYET, BUKAN GURU BIASA tentulah buku saya yang paling banyak dikomentari orang, bahkan sebelum penerbitannya. Hal itu bermula dari judul yang saya pilih pertama kali untuk buku tersebut: GURU PELACUR.
Akhirnya, setelah melalui berbagai macam pertimbangan, buku tersebut diubah judulnya menjadi GURU MONYET, BUKAN GURU BIASA. Alhamdulillah, pada medio Juli ini insya Allah buku tersebut akan sudah tersebar di jaringan toko buku nasional seperti Gramedia, Toga Mas, dll.
Bagi Anda yang telah membeli atau membaca buku terbitan Genius Media ini, saya sangat menantikan adanya kritik serta saran demi perbaikan karya-karya saya ke depannya.
Nuwun.
Rabu, 19 Februari 2014
16.55
Astvat-ereta
No comments
Pada buku terbitan Narasi ini Anda akan diajak untuk menyusuri aras demi aras spiritual oleh Kyai Sandal Jepit, Sang Mentor Spiritual. Bahasa buku ini tentu saja dibuat sesederhana mungkin untuk semakin membuat mudah dan menghindarkan diri dari unsur njlimet.
Insya Allah, jika tak ada aral, kisah perjalanan Kyai Sandal Jepit akan dilanjutkan dalam sebuah sekuel yang berjudul Beruntungnya Si Bahlul. Di sekuelnya ini perjalanan Kyai Sandal Jepit bukan hanya terjadi di bumi Indonesia, tetapi juga di negeri menara, Prancis.
Sabtu, 17 Agustus 2013
13.35
Astvat-ereta
No comments
Belajar bahasa Prancis tentulah tidak sesulit yang kita bayangkan. Ada banyak media yang dapat kita pergunakan untuk membantu kita dalam penguasaannya. Nah, buku Coucou 2 ini sangat cocok untuk dijadikan kawan seperjalanan dalam menjalani hari-hari belajar bahasa Prancis.
Saya rekomendasikan buku yang diterbitkan oleh Smart Publisher ini sebagai salah satu referensi belajar bahasa Prancis bagi Anda.
Jumat, 28 Desember 2012
05.49
Astvat-ereta
3 comments
Pada November 2012 buku ini terbit. Ini adalah buku kedua saya yang terbit dalam bahasa Indonesia dan ini adalah buku pertama saya yang bergenre pendidikan.
Buku ini sangat sederhana. Isi, bahasa, dan tampilannyapun sangat sederhana, karena memang tidak dimaksudkan untuk membuat ruwet atau malah memperkeruh.
Bagi Anda yang berminat, silakan tambahkan koleksi bacaan Anda dengan buku ini.
Kritik dan saran senantiasa saya tunggu dengan tangan terbuka.
Nuwun.
Rabu, 05 September 2012
13.40
Astvat-ereta
No comments
Buku Coucou yang bersampul kuning bolak-balik dan diterbitkan oleh Smart Publisher ini adalah salah satu buku yang membuat saya sangat kelelahan dikarenakan dead-line yang begitu ketat pada saat menjelang penerbitannya. Walau demikian, saya sangat bersyukur, bahwa buku ini dapat terbit sesuai dengan jadwal.
Jumat, 17 Agustus 2012
13.29
Astvat-ereta
No comments
Bagi seseorang yang sering bergelut dengan dunia kebahasaan seperti saya, sungguh amat tidak mudah untuk membuat buku dengan genre sains dan teknologi. Meskipun demikian, saya tak berkecil hati untuk mencoba membuatnya. Saya anggap hal ini sebagai tantangan.
Alhamdulillah, pada Juli 2012 telah terbit buku saya dengan judul BAHKAN EINSTEIN PUN BERDUKA. Buku pertama saya yang bergenre sains dan teknologi ini diterbitkan oleh Era Adicitra Intermedia, Surakarta. Sebagian eksperimen yang saya tuang di buku ini benar-benar telah saya coba lakukan, jadi dapat dikatakan, bahwa buku ini sebagiannya adalah based on true story.
Nah, karena saya orang bahasa, maka saya memakai format cerpen untuk menjabarkan keseluruhan eksperimen ilmiah tadi.
Bagi Anda yang penasaran dan ingin mengetahui bagaimana sebuah buku sains dan teknologi dibuat oleh orang bahasa, silakan mencarinya di toko-toko buku terdekat di kota Anda.
Selamat menikmati.... :)
Rabu, 08 Agustus 2012
15.11
Astvat-ereta
No comments
Sumber: www.suaramerdeka.com
Psikolog dapat mengetahui sisi psikologis kliennya, salah satunya, melalui tindak tutur dan sikap yang mereka perlihatkan secara eksplisit maupun implisit.
Namun, apakah kita dapat mengetahui atau menggolongkan kondisi kejiwaan seseorang melalui status atau komentar yang mereka lontarkan pada situs jejaring sosial facebook? Jawabannya bisa. Jawaban ini didasarkan pada penelitian yang telah dilakukan oleh tim peneliti ilmiah SMA Negeri 2 Pati yang dilakukan pada bulan Juli lalu.
Psikolog dapat mengetahui sisi psikologis kliennya, salah satunya, melalui tindak tutur dan sikap yang mereka perlihatkan secara eksplisit maupun implisit.
Namun, apakah kita dapat mengetahui atau menggolongkan kondisi kejiwaan seseorang melalui status atau komentar yang mereka lontarkan pada situs jejaring sosial facebook? Jawabannya bisa. Jawaban ini didasarkan pada penelitian yang telah dilakukan oleh tim peneliti ilmiah SMA Negeri 2 Pati yang dilakukan pada bulan Juli lalu.
Rabu, 11 Juli 2012
14.17
Astvat-ereta
No comments
Benar-benar sebuah pengalaman tersendiri ketika saya -mau tidak mau- harus membuat buku pelajaran seorang diri. Hasil kerja yang merupakan gabungan antara tuntutan, mepetnya waktu, dan gesekan di sana-sini akhirnya -Alhamdulillah- terwujud. Buku Coucou 2 dengan sampul orange ini diterbitkan oleh Smart Publisher.
Selasa, 03 Juli 2012
15.19
Astvat-ereta
No comments
Sumber: www.suaramerdeka.com
Guru, dalam dunia pendidikan, memegang peranan sentral. Ia menjadi ujung tombak pendidikan. Peranannya tidak hanya sebatas sebagai pengajar yang membagikan ilmu pengetahuan, melainkan juga sebagai pendidik yang turut serta dalam memuliakan hati dan sifat anak didiknya.
Di samping itu, guru juga harus dapat memotivasi, memberikan contoh atau tauladan, baik dalam ekosistim sekolah maupun di masyarakat. Melihat tanggungjawab yang sedemikian besarnya dibebankan kepada guru, maka tak ayal seringkali mereka tak punya waktu lagi untuk mengurusi diri sendiri.
Efeknya, pemandulan dan pemasturbasian ilmu acap kali terjadi. Seringkali pemenuhan kebutuhan ilmu mereka terbentengi dan terbelenggu oleh beban mengajar atau mendidik.
Guru, dalam dunia pendidikan, memegang peranan sentral. Ia menjadi ujung tombak pendidikan. Peranannya tidak hanya sebatas sebagai pengajar yang membagikan ilmu pengetahuan, melainkan juga sebagai pendidik yang turut serta dalam memuliakan hati dan sifat anak didiknya.
Di samping itu, guru juga harus dapat memotivasi, memberikan contoh atau tauladan, baik dalam ekosistim sekolah maupun di masyarakat. Melihat tanggungjawab yang sedemikian besarnya dibebankan kepada guru, maka tak ayal seringkali mereka tak punya waktu lagi untuk mengurusi diri sendiri.
Efeknya, pemandulan dan pemasturbasian ilmu acap kali terjadi. Seringkali pemenuhan kebutuhan ilmu mereka terbentengi dan terbelenggu oleh beban mengajar atau mendidik.
Sabtu, 30 Juni 2012
14.20
Astvat-ereta
No comments
Kini hadir buku pelajaran bahasa Prancis untuk kelas awal. Buku ini sangat sederhana. Balutan warna-warni serta ilustrasi yang menarik di tiap halamannya membuat buku pelajaran ini sangat eye catching dan enak untuk dipakai belajar.
Selamat menikmati Curieux 1 yang diterbitkan oleh Smart Publisher ini .... :)
Senin, 25 Juni 2012
15.15
Astvat-ereta
No comments
sumber: www.suaramerdeka.com
Kita sudah mahfum, saat ini facebook masih dianggap sebagai juaranya situs jejaring sosial. Keberadaannya menggeser pola komunikasi konvensional dan kemunculannya menimbulkan banyak kontroversi.
Mulai dari status halal haram, penculikan, arena perselingkuhan, tempat transaksi organ tubuh, pornografi, penyebab kemalasan, kecanduan status, dan lain sebagainya. Tak pelak, blow up media terhadap sisi negatif facebook membuat situs ini menjadi salah satu situs yang mendapat lampu kuning, bahkan merah, dari para orang tua.
Kita semua paham, bahwa segala hal di dunia ini memiliki dua sisi, begitupun facebook, ada sisi baik dan ada juga yang kurang baik. Sebagai pendidik, maka sudah sewajibnya jika kita mencoba untuk secara imbang menyampaikan hal ini.
Senyatanya, banyak sisi positif yang dapat kita gali dari facebook. Di antaranya, sebagai hiburan, media menemukan teman lama, media berbagi cerita, media menyalurkan aspirasi, sarana dakwah, dan dapat juga sebagai media belajar.
Media PembelajaranUntuk membuat facebook menjadi sebuah media pembelajaran, kita dapat memanfaatkan menu group yang sudah ada secara default pada laman facebook kita. Beberapa contoh group yang keberadaannya dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran adalah grup bahasa Perancis yang jumlah anggotanya sudah mencapai angka tujuh ratusan.
Selain itu ada juga grup English speaking community yang dari namanya saja sudah dapat diketahui, bahwa grup ini diperuntukkan bagi orang yang ingin mahir berbicara memakai bahasa Inggris. Ada juga grup basa Jawa, yang mencoba nguri-uri budaya Jawa melalui bahasa. Grup sosiologi, grup bahasa Arab, grup matematika, dan berbagai grup sejenis dapat juga diketemukan pada facebook.
Pada grup-grup ini biasanya kita dapat menemukan adanya materi, interaksi langsung antar anggota, pertanyaan, usulan, kesulitan yang dihadapi dalam pembelajaran, dan lain sebagainya. Dari sini dapat diketahui, bahwa facebook dapat dijadikan alternatif bagi pembelajaran di era yang serba digital ini.
Hal ini selaras dengan hasil penelitian tim peneliti ilmiah SMA Negeri 2 Pati yang dilakukan pada medio Juli lalu, yang menunjukkan, bahwa facebook efektif untuk dijadikan sebagai media pembelajaran dikarenakan sifatnya yang menyenangkan, menarik, melatih bertanggung jawab, dan selalu up to date dan terupgrade secara cepat.
Jadi, ayo gunakan facebook secara positif dengan memanfaatkan peranannya sebagai media pembelajaran!
- Yoyok Dwi Prastyo, pendidik di SMA Negeri 2 Pati.
Kita sudah mahfum, saat ini facebook masih dianggap sebagai juaranya situs jejaring sosial. Keberadaannya menggeser pola komunikasi konvensional dan kemunculannya menimbulkan banyak kontroversi.
Mulai dari status halal haram, penculikan, arena perselingkuhan, tempat transaksi organ tubuh, pornografi, penyebab kemalasan, kecanduan status, dan lain sebagainya. Tak pelak, blow up media terhadap sisi negatif facebook membuat situs ini menjadi salah satu situs yang mendapat lampu kuning, bahkan merah, dari para orang tua.
Kita semua paham, bahwa segala hal di dunia ini memiliki dua sisi, begitupun facebook, ada sisi baik dan ada juga yang kurang baik. Sebagai pendidik, maka sudah sewajibnya jika kita mencoba untuk secara imbang menyampaikan hal ini.
Senyatanya, banyak sisi positif yang dapat kita gali dari facebook. Di antaranya, sebagai hiburan, media menemukan teman lama, media berbagi cerita, media menyalurkan aspirasi, sarana dakwah, dan dapat juga sebagai media belajar.
Media PembelajaranUntuk membuat facebook menjadi sebuah media pembelajaran, kita dapat memanfaatkan menu group yang sudah ada secara default pada laman facebook kita. Beberapa contoh group yang keberadaannya dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran adalah grup bahasa Perancis yang jumlah anggotanya sudah mencapai angka tujuh ratusan.
Selain itu ada juga grup English speaking community yang dari namanya saja sudah dapat diketahui, bahwa grup ini diperuntukkan bagi orang yang ingin mahir berbicara memakai bahasa Inggris. Ada juga grup basa Jawa, yang mencoba nguri-uri budaya Jawa melalui bahasa. Grup sosiologi, grup bahasa Arab, grup matematika, dan berbagai grup sejenis dapat juga diketemukan pada facebook.
Pada grup-grup ini biasanya kita dapat menemukan adanya materi, interaksi langsung antar anggota, pertanyaan, usulan, kesulitan yang dihadapi dalam pembelajaran, dan lain sebagainya. Dari sini dapat diketahui, bahwa facebook dapat dijadikan alternatif bagi pembelajaran di era yang serba digital ini.
Hal ini selaras dengan hasil penelitian tim peneliti ilmiah SMA Negeri 2 Pati yang dilakukan pada medio Juli lalu, yang menunjukkan, bahwa facebook efektif untuk dijadikan sebagai media pembelajaran dikarenakan sifatnya yang menyenangkan, menarik, melatih bertanggung jawab, dan selalu up to date dan terupgrade secara cepat.
Jadi, ayo gunakan facebook secara positif dengan memanfaatkan peranannya sebagai media pembelajaran!
- Yoyok Dwi Prastyo, pendidik di SMA Negeri 2 Pati.
Rabu, 20 Juni 2012
15.06
Astvat-ereta
No comments
sumber: panjebarsemangat.co.id
Artikel aiti kang kaanggit dening Yoyok Dwi Prastyo iki kapacak ana ing majalah Panjebar Semangat no. 19 tanggal 12 Mei 2012. Kapacaking artikel aiti ana ing blog iki minangka tanggel jawab tumpraping bapa biyung saha para dwija ingkang sampun paring pitedhah. Mugi andadosaken kasaenan.
Artikel aiti kang kaanggit dening Yoyok Dwi Prastyo iki kapacak ana ing majalah Panjebar Semangat no. 19 tanggal 12 Mei 2012. Kapacaking artikel aiti ana ing blog iki minangka tanggel jawab tumpraping bapa biyung saha para dwija ingkang sampun paring pitedhah. Mugi andadosaken kasaenan.
NGILANGAKE
TOMBOL TURN OFF/SHUT DOWN
Tumpraping wong jail, apa bae bisa dadi gawe,
tuladhane komputer. Ana sawijining program ing komputer kang bisa diupakara
supaya ngasilake sawijining kondisi
kang nyalawadi. Program iku arane registry. Registry ing donyaning
perkomputeran bisa dianggep kadya jantung utawa ati. Dadi, yen ta nganti
registry ing komputer iku ora beres, sakabehing system ing komputer uga melu ora
beres. Mula, tumpraping user utawa
wong kang migunakake komputer, bab iki kudu luwih digatekake. Nah, ana ing kene
bakal dak aturake salah sawijining cara ngupakara utawa gawe jail ing komputer.
Kang bakal dak aturake ing kene yaiku gawe ilang menu shut down/turn off ing
komputer. Ora kok ana niat ala ing ati nalika ngaturake bab iki, mung niate ati
supaya kabeh sutresna PS mangerteni yen ta registry iku pancen program kang
banget wigatine. Dadi ya kudu banget ngati-atine.
Selasa, 11 Agustus 2009
00.46
Astvat-ereta
1 comment
Franck Ribéry (kiri) bersama Hamit Altintop di Arab Saudi pada tahun 2009 iniISLAM AGAMAKU -Franck Ribery dikenal sebagai pribadi yang santun, rendah hati, dan rajin melaksanakan shalat lima waktu, di mana pun dan pada kondisi apa pun.Bagi penggemar sepak bola dunia, tentu sudah tak asing dengan nama Franck Ribery, gelandang serang asal Prancis yang kini bermain di klub raksasa Bundesliga (Jerman), Bayern Muenchen.Begitu juga, dengan mantan pemain terbaik dunia asal Prancis, Zinedine Zidane, Nicholas Anelka (Chelsea/Prancis), Frederik Kanoute (Sevilla/Mali), Khalid Bouhlahrouz (Sevilla), Zlatan Ibrahimovic (Inter Milan/Swedia), Eric Abidal (Barcelona/Prancis), Kolo Toure (Chelsea), dan Yaya Toure (Barcelona). Mereka adalah pemain sepak bola yang beragama Islam dan menjadi andalan klub maupun negaranya masing-masing.Berbeda dengan pesepakbola Muslim lainnya, yang lebih dulu memeluk Islam, Franck Ribery justru memeluk Islam setelah bermain di klub asal Turki, Galatasaray, pada 2005. Senin, 10 Agustus 2009
05.23
Astvat-ereta
No comments
Kini (2004), dia merupakan ilmuwan yang bekerja pada Badan Antariksa Eropa yang menangani dua satelit untuk penelitian ilmiah, yaitu Herschel dan Planck, yang akan diorbitkan pada 2007, untuk mengamati fluktuasi suhu pada radiasi latar kosmologi dalam frekuensi inframerah-jauh dan gelombang submilimeter. Penelitian ilmiah Dr. Guiderdoni terfokus pada persoalan lahirnya dan evousi galaksi-galaksi.
Berikut adalah wawancara Philip Clayton dengan Bruno Guiderdoni, yang dikutip -- seizin kronik, mizan -- dari Buku Membaca Alam Membaca Ayat (mizan, 2004).
04.23
Astvat-ereta
No comments
Liburan sekolah baru saja berlalu. Walau pun tidak ada alasan khusus, tetapi hampir di semua negara liburan sekolah dilaksanakan pada bulan Juli. Alasan di Barat, karena Juli termasuk salah satu bulan di musim panas yang selalu saja memberikan cuaca yang cerah. Sejarah yang lainnya, sebelum Juni 1963, tak ada yang namanya liburan. Barulah sejak tahun 1936 itu, liburan menjadi tradisi bagi semua orang di dunia.
Di antara negara-negara Eropa, hanya Finlandia, Austria, Yunani dan Prancis yang memiliki jumlah hari libur di atas rata-rata. Biasanya, mereka memilih pegunungan atau daerah dekat pantai. Selain karena lebih murah, juga sangat digemari. Namun ada satu cerita unik tentang liburan di pantai di Eropa. Pada pertengahan abad ke-17, laut dianggap berbahaya. Pada tahun 1930-an, orang sudah mulai akrab dengan laut untuk alasan kesehatan dan pengobatan. Pada tahun 1946, mulai dikenal Bikini dengan Louis Reard sebagai pencetusnya.
Lantas, bagaimanakah Muslim di Eropa—tepatnya di Prancis—berlibur?
Kamis, 23 Juli 2009
04.58
Astvat-ereta
No comments

SELAMA bulan suci Ramadan ini, Alquran termasuk dalam kategori best seller (terlaris) di Perancis. Betapa tidak, setiap hari sebuah toko bisa menjual puluhan Alquran. Fenomena ini di negeri kita barangkali hal biasa. Tapi untuk kasus Perancis, yang notabene adalah negara sekuler, tentu jadi catatan yang menarik.
“Kami mampu menjual antara 10 hingga 15 buah Alquran setiap hari,” ujar Ali Al-Maghori, seorang pemilik toko buku di Paris seperti dilansir IslamOnline.net. “Alquran saku yang berukuran kecil yang sangat banyak dicari selama bulan puasa ini,” imbuh Maghori.
04.44
Astvat-ereta
No comments

Jakarta - Kentang goreng sebesar ukuran jari ini jadi favorit banyak orang. Menu wajib resto fast food ini ternyata sudah dikenals ejak abad 19 lampau. Dari mana ya kentang goreng ini mendapat namanya? Apakah benar aslinya dari Belgia? Simak infonya berikut ini!Suka french fries? Hmm...tiap orang pasti suka kentang goreng yang dalam bahasa Prancis disebut frites atau pommes frites. Menyandang nama Prancis dan terkenal di dunia menjadi nasib baik si kentang goreng ini. Banyak pendapat berbeda soal asal muasal nama kentang goreng ini.
Senin, 20 Juli 2009
07.19
Astvat-ereta
1 comment
Kebanyakan orang beranggapan kalau makanan yang kita santap diberi nama Perancis, akan terasa lebih enak. Hal tersebut disebabkan antara lain karena anggapan bahwa semua makanan yang berbau Perancis bermutu tinggi. Perancisisasi juga membuat orang yang akan bersantap mempunyai citra yang kabur tentang apa sebenarnya yang ia mau santap. Misalnya:
"filet mignon" (secara harafiah artinya: irisan yang lembut)
"pate de fois gras" (liver paste)
"chevalen" (daging kuda)
"Monsieur de Veau" (daging lembu muda, veal)
"Escargot d'France" (bekicot, keong) dsb.
Si Inem yang warungnya sering dikunjungi turis (backpackers) Perancis, tidak mau kalah. Dia pasang menu sebagai berikut:
"filet mignon" (secara harafiah artinya: irisan yang lembut)
"pate de fois gras" (liver paste)
"chevalen" (daging kuda)
"Monsieur de Veau" (daging lembu muda, veal)
"Escargot d'France" (bekicot, keong) dsb.
Si Inem yang warungnya sering dikunjungi turis (backpackers) Perancis, tidak mau kalah. Dia pasang menu sebagai berikut:
Langganan:
Postingan (Atom)


Astvat-ereta













